Ngeri! Irigasi Diduga Dijadikan Tempat Pembuangan Limbah Dapur MBG, Warga Resah

ACEH UTARA – Warga Gampong Cot Rheu mengeluhkan dugaan pembuangan limbah dari aktivitas MBG ke saluran irigasi yang selama ini digunakan sebagai fasilitas umum. Irigasi tersebut diketahui menjadi tempat warga mencuci pakaian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga praktik pembuangan limbah dinilai sangat meresahkan dan berpotensi mencemari lingkungan, Minggu (25/5/2026).

Seorang warga berinisial AL dengan tegas meminta agar tindakan tersebut segera dihentikan. Ia menilai pembuangan limbah ke irigasi tidak hanya melanggar etika, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat.

“Jangan buang limbah MBG ke sini. Ini fasilitas umum, tempat orang mencuci pakaian,” ujarnya dengan nada kesal.

AL mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan limbah tersebut.

“Ini bukan kejadian hari ini saja. Sudah pernah terjadi sebelumnya, tapi tidak ada yang melihat siapa yang membuang,” tambahnya.

Ia juga mempertanyakan asal-usul limbah yang mencemari irigasi tersebut. “Apakah ini dari MBG Medan sampai ke sini? Yang jelas, ini terjadi di Cot Rheu,” katanya.

Keterangan dari sejumlah anak-anak setempat turut memperkuat dugaan bahwa pembuangan limbah dilakukan berulang kali. Mereka mengaku melihat aktivitas pembuangan limbah ke saluran irigasi saat pulang sekolah pada hari sebelumnya.

Warga pun mendesak pemerintah desa dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan, mengidentifikasi pelaku, serta memberikan sanksi tegas. Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pengawasan lebih ketat guna memastikan fasilitas umum tetap terjaga kebersihan dan fungsinya.

Jika tidak segera ditangani, warga khawatir pencemaran ini dapat berdampak pada kesehatan masyarakat serta merusak lingkungan di sekitar Gampong Cot Rheu. (***)

Pos terkait