Menjaga Api Silsilah: Reuni Tiga Serumpun Bulukumba, Sinjai, dan Jeneponto Berlangsung Khidmat

Oplus_131072

BULUKUMBA – Ikatan darah, sejarah, dan kebudayaan yang melingkari tiga kabupaten penopang Sulawesi Selatan kembali ditegaskan. Momen penuh keharuan dan kehangatan mewarnai jalannya acara Reuni Tiga Serumpun yang mempertemukan kembali rumpun keluarga besar dari Bulukumba, Sinjai, dan Jeneponto. Acara yang sarat akan nilai-nilai luhur kekeluargaan ini sukses digelar pada Minggu, 14 Juni 2026.

Kegiatan silaturahmi akbar ini ditempatkan di Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Menambah kekhidmatan dan sakralnya acara, reuni kali ini dipusatkan di kediaman pribadi Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Lembaga Investigasi dan Pengawasan Aset Negara (DPK LIPAN) Kabupaten Bulukumba, yang bertindak langsung sebagai tuan rumah dengan menyambut para tamu penuh takzim.

Pertemuan ini menjadi begitu bernilai dengan hadirnya para pilar pembawa amanah silsilah dari masing-masing daerah. Dari Bumi Sinjai, hadir Puang Daus yang membawa serta kehangatan dan kerinduan mendalam dari keluarga besar Sinjai. Sementara itu, ketegasan dan kebersamaan masyarakat Turatea diwakili dengan anggun oleh Andi Baso dari Jeneponto. Tak ketinggalan, bertindak sebagai pemangku kerabat di tanah sendiri, tokoh masyarakat Bulukumba, H. Andi M. Japar, hadir memperkuat simpul persaudaraan ini.

Kehadiran ketiga tokoh sentral ini bukan sekadar ajang bernostalgia melepas rindu, melainkan sebuah ikrar tak tertulis untuk menjaga api persaudaraan agar tidak redup ditelan zaman. Rumah kediaman Ketua DPK LIPAN Kabupaten Bulukumba pun bertransformasi menjadi saksi bisu bersatunya kembali remah-remah ingatan masa lalu dan harapan masa depan dari ketiga daerah yang secara historis memang tak dapat dipisahkan.

Dengan nuansa penyambutan yang kental akan falsafah kepemimpinan dan kekeluargaan lokal, seluruh pasang mata yang hadir larut dalam atmosfer yang syahdu. Canda tawa berbalut diskusi ringan mengenai pentingnya menjaga garis keturunan dan sinergi antar-daerah menjadi hidangan utama yang mengenyangkan jiwa.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga petang ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah—sebuah seremonial sederhana namun sarat makna, meninggalkan kesan mendalam sekaligus janji untuk kembali bersua di masa mendatang.

Lp: Kamaluddin

Pos terkait