Soppeng – Sengketa pembagian air irigasi di areal persawahan berakhir tragis di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Dua petani terlibat duel menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial A (68), sementara lawannya berinisial S (48). Keduanya merupakan warga Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng.
Peristiwa berdarah itu terjadi di area persawahan Kelurahan Appanang pada Rabu (15/7) sekitar pukul 07.30 Wita.
Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, duel dipicu perselisihan terkait pembagian air irigasi yang kemudian berubah menjadi perkelahian.
“Benar, dua petani berduel karena persoalan air irigasi. Satu orang meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada,” kata AKP Dodie Ramaputra.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, perselisihan bermula dari adu mulut saat keduanya berada di area persawahan. Ketegangan kemudian meningkat hingga keduanya terlibat perkelahian dan menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian itu, korban berinisial A mengalami luka tusuk di bagian dada dan meninggal dunia. Sementara itu, S berhasil diamankan oleh aparat kepolisian tidak lama setelah kejadian.
Petugas Polres Soppeng yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, serta membawa terduga pelaku ke Mapolres Soppeng guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami kronologi secara menyeluruh, termasuk latar belakang perselisihan dan peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut. Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Soppeng sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(*)










