Kasus Tahanan Gantung Diri di Polsek Kajang Bulukumba Disorot Aktivis, Minta Diusut Tuntas

Oplus_131072

foto: ilustrasi 

Bulukumba — Kasus meninggalnya seorang terduga pelaku tahanan di Polsek Kajang, Kabupaten Bulukumba, memicu sorotan. Korban yang ditahan karena diduga terkait pencurian handphone itu dikabarkan meninggal dunia karena gantung diri di dalam ruang tahanan.

Menurut informasi dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, korban sebelum ditemukan meninggal sempat mengalami tindakan pemukulan. Namun kebenaran informasi tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi.

Menanggapi kejadian ini, aktivis kemasyarakatan Bulukumba Andi Saiful mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut secara terang-benderang.

“Kasus ini harus diungkap seterang-terangnya, tanpa ada yang ditutup-tutupi dan tidak ada anggota yang dianggap terlibat untuk dilindungi,” ujar Andi Saiful.

Ia juga meminta Kapolres Bulukumba untuk segera mengambil langkah tegas. “Saya minta Kapolsek Kajang dan petugas piket jaga saat kejadian segera dipanggil dan diperiksa,” tegasnya.

Diketahui, korban merupakan warga Bangkala Allu, Kabupaten Jeneponto.
Andi Saiful menilai jika kasus ini tidak diusut secara terbuka, maka akan menjadi preseden buruk bagi citra penegakan hukum di wilayah hukum Polres Bulukumba.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Kajang dan Polres Bulukumba belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi dan hasil pemeriksaan awal.

Publik kini menunggu transparansi dari pihak kepolisian untuk menjelaskan duduk perkara meninggalnya tahanan tersebut, guna memastikan tidak ada pelanggaran prosedur dan hukum dalam penanganan tahanan.

Pihak kepolisian diharapkan segera memberikan rilis resmi untuk meluruskan informasi dan menjelaskan hasil autopsi serta pemeriksaan internal Propam.(*)

Lp: Kamaluddin

Pos terkait