Bulukumba – Keberadaan salah satu dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di samping Polsek Tanah Beru, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, mulai menjadi sorotan sejumlah aktivis dan masyarakat.
Sorotan tersebut terkait dugaan tidak tersedianya lahan parkir maupun area bongkar muat yang memadai pada lokasi dapur tersebut. Selain itu, aspek pengelolaan limbah juga menjadi perhatian karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Sejumlah pihak menilai keberadaan fasilitas yang melayani kebutuhan produksi dan distribusi makanan dalam skala besar semestinya didukung sarana pendukung yang memadai, termasuk area parkir, akses logistik, serta sistem pengelolaan limbah yang memenuhi standar kesehatan dan lingkungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari sejumlah sumber, dapur MBG tersebut diduga berkaitan dengan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bulukumba. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak yang bersangkutan.
Untuk memperoleh klarifikasi dan menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya menghubungi yang bersangkutan melalui pesan singkat WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, nomor yang dituju sedang tidak aktif sehingga belum diperoleh tanggapan resmi.
Sementara itu, sejumlah aktivis di Bulukumba meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan, tata kelola lingkungan, serta kelayakan sarana dan prasarana dapur tersebut guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pengelola dapur maupun pihak terkait mengenai sejumlah dugaan yang menjadi sorotan tersebut.(**)
Lp: Kamaluddin










