Dai Internasional Asal Kuwait Getarkan Hati Jamaah di Bulukumba, Syekh Mohammad Al Naqwi: Kehilangan Orang Tercinta Adalah Ujian dari Allah

Oplus_131072

Bulukumba – Suasana khusyuk dan penuh haru menyelimuti Masjid Islamic Centre Dato Tiro, Kabupaten Bulukumba, usai pelaksanaan Salat Jumat, Jumat (24/7/2026). Ratusan jamaah mengikuti tablig Akbar yang disampaikan oleh Imam dan Khatib internasional asal Negara Kuwait, Syekh Mohammad Al Naqwi, yang hadir memberikan dakwah dan pesan-pesan keislaman kepada jemaat.

Dalam ceramahnya, Syekh Mohammad Al Naqwi mengingatkan bahwa setiap manusia tidak akan pernah lepas dari ujian kehidupan. Salah satu ujian yang paling berat adalah ketika Allah SWT mengambil orang yang sangat dicintai.

“Ketika kita tiba-tiba kehilangan orang yang kita cintai, jangan menganggap itu sebagai akhir dari segalanya. Itu adalah ujian dan cobaan dari Allah SWT kepada hamba-Nya. Hadapilah dengan kesabaran dan keikhlasan,” demikian inti pesan beliau yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh ustad Yusuf Sandi.

Melalui penerjemahnya, Syekh Mohammad Al Naqwi juga mengajak seluruh jamaah untuk tetap teguh dalam keimanan, memperbanyak ibadah, dan tidak berputus asa dalam menghadapi setiap musibah. Menurutnya, Allah SWT telah menjanjikan balasan yang agung bagi hamba-hamba-Nya yang mampu bersabar.

“Allah mencintai orang-orang yang sabar. Setiap ujian yang datang mengandung hikmah, dan bagi hamba yang bersabar akan diberikan pahala yang besar,” ujar Yusuf Sandi saat menerjemahkan isi tausiah tersebut.
Di akhir ceramahnya, Syekh Mohammad Al Naqwi mendoakan agar seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Bulukumba, senantiasa diberikan kekuatan iman, kesabaran, kesehatan, serta menjadi hamba Allah SWT yang istiqamah dalam menjalankan ajaran-Nya.

Kehadiran dai internasional tersebut disambut antusias oleh para jamaah yang memadati Masjid Islamic Centre Dato Tiro. Tausiah yang sarat dengan pesan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman itu meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah yang hadir, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap ujian kehidupan merupakan jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pos terkait