Ratusan Hektare Sawah di Pinrang Terancam Gagal Panen, Petani Keluhkan Minimnya Perhatian Pemerintah

Oplus_131072

Pinrang – Sekitar 300 hektare lahan persawahan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dilaporkan terancam mengalami gagal panen akibat kekeringan. Kondisi tersebut menjadi sorotan setelah sebuah video dan unggahan dari akun Facebook Yusuf di grup Info Pinrang memperlihatkan hamparan sawah yang mengalami kekurangan pasokan air.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa hingga saat ini para petani mengaku belum memperoleh bantuan pompa air maupun bentuk penanganan lain dari pemerintah untuk mengatasi krisis air yang melanda lahan pertanian mereka. Akibatnya, tanaman padi yang telah memasuki masa pertumbuhan terancam mengalami kerusakan dan gagal menghasilkan panen.

“Kurang lebih 300 hektare terancam gagal panen. Tidak ada perhatian pemerintah, tidak ada satu pun bantuan pompa. Petani dibiarkan begitu saja,” demikian isi unggahan yang beredar di media sosial.
Jika kondisi ini tidak segera ditangani, para petani dikhawatirkan akan mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar. Selain berdampak pada pendapatan petani, potensi gagal panen juga dapat memengaruhi ketersediaan produksi beras di daerah.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi kondisi lahan, sekaligus menyalurkan bantuan darurat seperti pompa air, penyediaan sumber air alternatif, maupun langkah-langkah teknis lainnya guna menyelamatkan tanaman padi yang masih dapat dipertahankan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pinrang maupun dinas terkait mengenai informasi yang beredar di media sosial tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak berwenang untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut.

Tajuddin Iskandar

Pos terkait