PALOPO – Kisah memilukan sekaligus sorotan tajam menimpa penanganan kasus orang hilang di Kota Palopo. Tulang belulang yang ditemukan secara tidak sengaja ternyata milik Feni Ere (28), warga Kecamatan Wara Utara, Palopo, yang kepergiannya sempat viral namun laporan keluarganya dulunya dinilai remeh.
Penemuan berawal dari seorang pengendara motor yang hendak berhenti sejenak untuk buang air kecil, tak disangka ia menemukan tengkorak manusia di lokasi tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan forensik berhari-hari, akhirnya dipastikan identitas jenazah adalah Feni Ere, yang sejak lama dilaporkan hilang.
Laporan Dianggap Sepele
Kakaknya menghilang sejak 18 Januari 2026. Keluarga segera melapor ke Polres Palopo, namun apa balasan yang diterima?
“Saat kami lapor, mereka malah bilang: ‘Tidak usah cari kakakmu, dia sudah dewasa, mungkin dia lari sama pacarnya’,” ungkap Futri Ere, adik kandung korban, dengan suara bergetar saat menceritakan kembali perlakuan oknum kepolisian tersebut.
Keprihatinan keluarga semakin dalam. Saat itu, di rumah korban sempat ditemukan noda darah yang mencurigakan. Namun, laporan dan bukti fisik tersebut sama sekali tidak ditindaklanjuti dan tidak diselidiki lebih lanjut. Polisi saat itu dinilai tidak menunjukkan keseriusan sedikit pun.
Baru Bergerak Setelah Berita Viral
Penanganan kasus baru berubah total dan digarap serius setelah berita penemuan tengkorak menyebar luas dan menjadi sorotan publik di media sosial.
Keluarga menyatakan kekecewaan yang mendalam. Seandainya laporan awal didengar dan diselidiki dengan benar sejak awal, mungkin nasib Feni tidak berakhir tragis seperti ini. Kini, keluarga berharap kepolisian mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya, sekaligus meninjau kembali sikap petugas yang menganggap remeh laporan warga.(***)










