Hari Damai Aceh ke-21 Berakhir Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman

Oplus_131072

BANDA ACEH – Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Kegiatan yang sebelumnya berlangsung dengan zikir, doa bersama dan orasi berubah menjadi ketegangan setelah sejumlah massa mengibarkan bendera bulan bintang di kawasan masjid.

Kericuhan disebut bermula ketika massa berupaya memasang bendera bulan bintang pada salah satu tiang di kompleks Masjid Raya Baiturrahman. Aparat yang berjaga kemudian melarang pengibaran bendera tersebut. Situasi semakin memanas setelah terdengar tembakan peringatan ke udara.

Sejumlah massa kemudian bergerak mengejar aparat dan terjadi aksi saling lempar menggunakan batu serta benda lainnya. Ketegangan dilaporkan meluas dari halaman masjid hingga kawasan sekitar Gedung DPRK Banda Aceh dan Simpang Kodim.

Aparat selanjutnya berupaya mengendalikan situasi dan membubarkan massa. Berdasarkan laporan sejumlah media, polisi sempat menggunakan pengeras suara dan menyemprotkan air sebelum akhirnya menggunakan gas air mata. Massa pun berhamburan meninggalkan kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kericuhan juga dilaporkan menyebabkan sejumlah kendaraan di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka, sementara situasi di sekitar masjid masih sempat tegang setelah pembubaran massa.

Peristiwa tersebut menjadi ironi dalam peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang seharusnya menjadi momentum untuk menjaga stabilitas dan merawat perdamaian setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan ajakan agar masyarakat tetap menjaga perdamaian yang telah berlangsung selama 21 tahun. Ia juga menyebut belum memperoleh laporan resmi terkait pengibaran bendera bulan bintang tersebut dan mengingatkan bahwa konflik tidak memberikan keuntungan bagi masyarakat Aceh.

Hingga berita ini ditulis, keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait keseluruhan kronologi, jumlah korban maupun kerusakan yang terjadi masih perlu dikonfirmasi. Redaksi akan memperbarui informasi setelah memperoleh keterangan resmi dari aparat terkait.(***)

Pos terkait