Hentikan Mafia BBM Subsidi! Kapolres Bone Akui 21 SPBU Bermasalah & Siap Tindak Tegas

Oplus_131072

BONE — Hentikan mafia BBM bersubsidi! Seruan keras itu bergema dari halaman Mapolres Bone, Jumat (21/8/2026). Mahasiswa dari PMII Cabang Bone, DEMA IAIN Bone, dan Forum Aktivis Milenial turun ke jalan menuntut kelangkaan dan dugaan penyelewengan BBM subsidi yang semakin menyengsarakan masyarakat. Tak hanya BBM, ketidakmerataan LPG 3 kg juga menjadi sorotan tajam.

Menghadapi tekanan itu, Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo langsung turun dan berdialog terbuka tanpa jarak. Ia tak menampik fakta: persoalan BBM subsidi nyata dan meresahkan. Hasil pemantauan kepolisian membuktikan — 21 SPBU di Kabupaten Bone terindikasi bermasalah serius. Antrean panjang tak berkesudahan, jeriken dilarang justru dipakai bebas, surat rekomendasi tak jelas asal-usulnya, hingga sistem barcode yang diterapkan tidak konsisten.

PERINTAH TEGAS: KAWAL SETIAP SPBU, PASTIKAN BBM SAMPAI KE RAKYAT

“Saya sudah perintahkan seluruh Polsek jajaran: masing-masing SPBU wajib dikawal minimal dua personel. Bukan sekadar mengatur antrean — tapi memastikan BBM subsidi benar-benar sampai ke tangan rakyat yang berhak, bukan dialihkan ke pihak yang mencari untung di tengah kelangkaan,” tegas Kapolres di hadapan massa.

Seluruh pengurus 21 SPBU bermasalah itu sudah dipanggil dan diperingatkan. Mereka diminta segera merapikan sistem pelayanan, mengatur waktu pengisian secara adil, dan memastikan tidak ada lagi praktik curang yang merugikan masyarakat luas.

TANPA TEBEL BELAKANG: “TUNJUKKAN BUKTI, SAYA YANG SIKAT”

Pernyataan yang paling tegas dan dinanti masyarakat: Kapolres membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang menemukan dugaan penyelewengan BBM subsidi.

“TUNJUKKAN BUKTI, SAYA YANG SIKAT. SAYA TIDAK PUNYA KEPENTINGAN DI SINI.”

Kalimat itu menjadi peringatan keras bagi siapa pun – baik pengelola SPBU, penimbun, maupun pihak lain yang bermain di balik kelangkaan – bahwa BBM subsidi adalah hak seluruh rakyat, bukan komoditas untuk diperjualbelikan secara ilegal.

Kapolres juga mengajak mahasiswa dan seluruh warga Bone untuk bersama-sama menjadi mata dan telinga kepolisian. Jangan diam melihat BBM subsidi diambil orang lain. Laporkan dengan data dan bukti yang jelas, dan kepolisian berjanji akan bertindak tegas tanpa pandang bulu.(***)

Pos terkait