Bulukumba — Sorotan terhadap proyek revitalisasi SDN 81 Palampang, Kabupaten Bulukumba, memicu perdebatan panas di ruang publik. Namun di balik diskusi tersebut, muncul pernyataan yang justru menyinggung dan merendahkan peran para pengawas sosial.
Dalam percakapan di Grup WhatsApp “Info Bisnis Bulukumba”, akun bernama Andi Nanna melontarkan pernyataan: menyebut LSM yang kerap menyoroti proyek pemerintah sebagai “LSM Pemburu Ampau”. Ucapan itu langsung viral dan memicu kemarahan luas, terutama dari kalangan aktivis.

“Mengkerdilkan Peran Kontrol Sosial”
Aktivis kemasyarakatan Andi Saiful langsung menanggapi tajam pernyataan tersebut. Baginya, istilah itu bukan sekadar lelucon — melainkan serangan terhadap harkat, martabat, dan marwah lembaga kontrol sosial yang menjalankan fungsi pengawasan demi kepentingan publik.

“Pernyataan itu mengkerdilkan nilai-nilai kontrol sosial dan berusaha membatasi ruang gerak aktivis dalam mengkritik. Padahal kritik itu bagian dari demokrasi dan untuk kebaikan proyek agar tepat sasaran,” tegas Andi Saiful kepada wartawan, Senin (14/9/2026).
Ia menegaskan, setiap aktivis dan LSM memiliki hak konstitusional untuk mengawasi penggunaan anggaran negara – termasuk proyek revitalisasi sekolah yang menyangkut masa depan anak-anak. Mengkritik bukan berarti memburu keuntungan, melainkan memastikan uang rakyat tidak disia-siakan.
Ultimatum: Minta Maaf dalam 2×24 Jam, Atau Hadapi Jalur Hukum
Andi Saiful pun memberikan ultimatum tegas kepada Andi Nanna: meminta maaf secara terbuka dan mengklarifikasi pernyataannya di grup yang sama serta media sosial lainnya dalam waktu 2×24 jam.
“Jika dalam waktu 2×24 jam tidak ada permintaan maaf terbuka dan klarifikasi, maka saya AKAN MENEMPUH JALUR HUKUM dan melaporkan akun tersebut ke pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik,” tegas Andi Saiful.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi maupun permintaan maaf dari pihak pemilik akun Andi Nanna, namun sudah dihubungi lewat pesan washaap.
Sementara itu, proyek revitalisasi SDN 81 Palampang sendiri tetap menjadi perbincangan hangat publik Bulukumba, di mana masyarakat menuntut transparansi dan akuntabilitas penuh.(*)
#Bulukumba #LSMPemburuAmpau #AndiSaiful #KontrolSosial #PencemaranNamaBaik #RevitalisasiSekolah #Transparansi #JalurHukum
Lp: Kamaluddin










