Bulukumba – Aktivitas dapur MBG di Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diduga dihentikan sementara. Penutupan ini mencuat setelah sebelumnya dapur tersebut berulang kali diberitakan terkait keluhan warga soal bau busuk limbah yang menyengat.
Warga sekitar mengaku aroma tidak sedap kerap tercium hingga ke permukiman, terutama saat aktivitas dapur berlangsung. Kondisi itu disebut-sebut telah lama dikeluhkan, namun dinilai belum mendapat penanganan maksimal dari pihak pengelola.
Salah satu aktivis, Andika, membenarkan bahwa dapur tersebut tidak lagi beroperasi seperti biasanya.
“Sudah tidak ada aktivitas seperti hari-hari sebelumnya. Biasanya ramai, sekarang terlihat sepi,” ungkap Andika, Jumat (13/02/2026).
Ia menilai, jika benar dilakukan penutupan, maka hal itu patut menjadi bahan evaluasi serius bagi pengelola. Menurutnya, persoalan limbah seharusnya menjadi perhatian utama sebelum menimbulkan dampak lingkungan dan keresahan warga.
“Kalau memang ada penghentian aktivitas, kami harap ini bukan sekadar meredam sorotan, tapi benar-benar ada pembenahan sistem pengelolaan limbah,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG, Wahyu, yang dikonfirmasi awak media terkait dugaan penutupan tersebut, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai alasan penghentian aktivitas dapur tersebut, termasuk apakah penutupan bersifat sementara atau permanen. Warga pun berharap ada transparansi serta langkah konkret dari pihak pengelola agar persoalan serupa tidak kembali terulang.
Lp: Kamaluddin







