Aktivis Bulukumba Arif Dinata Minta Maaf Usai Kritik Kondisi Jalan Rusak di Bulukumba

Oplus_131072

Bulukumba – Salah satu Aktivis Kabupaten Bulukumba, Arif Dinata, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba setelah sebelumnya melontarkan kritik terkait kondisi infrastruktur jalan di daerah tersebut.

Permohonan maaf itu disampaikan Arif melalui pesan tertulis yang beredar di aplikasi WhatsApp pada Jumat (26/6/2026). Dalam surat tersebut, Arif mengakui bahwa pernyataan dan unggahan yang dibuatnya sehari sebelumnya merupakan kekhilafan dan berpotensi menimbulkan ketersinggungan terhadap Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Sebelumnya, Arif menjadi sorotan setelah mengkritik kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bulukumba yang dinilai mengalami kerusakan cukup parah. Dalam kritiknya, ia menyoroti jalan berlubang, aspal yang mengelupas, hingga genangan air yang kerap muncul saat musim hujan.

Isu kerusakan infrastruktur jalan memang menjadi salah satu keluhan masyarakat di berbagai wilayah Bulukumba, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan. Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Namun, sehari setelah kritik tersebut mencuat, Arif memilih menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah daerah.

Dalam suratnya, Arif menulis:
“Melalui surat/narasi ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan seluruh pihak terkait atas postingan serta pemberitaan yang saya buat pada hari kemarin. Saya menyadari bahwa tindakan dan pernyataan tersebut adalah sebuah kesalahan dan merupakan khilaf dari pihak saya.”

Ia juga menyampaikan penyesalan apabila pernyataannya telah berdampak terhadap nama baik pemerintah daerah maupun ketenangan masyarakat.

“Saya menyesali dampak yang mungkin timbul akibat pernyataan saya, baik terhadap nama baik pemerintah daerah, proses kerja pemerintahan, maupun rasa tenang masyarakat. Dengan rendah hati saya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan yang sama di kemudian hari.”

Dalam bagian akhir suratnya, Arif menyatakan siap menerima konsekuensi sesuai ketentuan hukum apabila di kemudian hari kembali menyampaikan kritik atau pernyataan yang dinilai melampaui batas dan merugikan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba maupun Bupati Bulukumba terkait surat permohonan maaf tersebut.

Sementara itu, isu mengenai kondisi infrastruktur jalan di Bulukumba masih menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan demi meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.

Lp: Kamaluddin

Pos terkait