Makassar – Publik kembali dikejutkan oleh perilaku oknum aparat. Seorang perwira polisi berpangkat AKP berinisial S, yang menjabat sebagai Kanit di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, kini terseret pemeriksaan internal usai video dirinya diduga berpesta di tempat hiburan malam (THM) viral di media sosial.
Di tengah tugas memberantas narkoba, sosok yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum itu justru diduga larut dalam suasana dugem—lengkap dengan musik keras, lampu disko, dan minuman beralkohol.
Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Zulham Effendy, memastikan pihaknya tidak tinggal diam.
“Oknum tersebut sedang kita periksa,” tegasnya, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, Subbidang Pengamanan Internal (Subbidpaminal) telah turun tangan melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi serta mengumpulkan bukti terkait dugaan pelanggaran tersebut.
Hasil awal pemeriksaan mengarah pada dugaan pelanggaran disiplin. Aturan internal Polri secara tegas melarang anggotanya berada di tempat hiburan malam tanpa kepentingan dinas resmi yang dibuktikan dengan surat perintah.
Video yang beredar luas memperlihatkan pria diduga AKP S mengenakan kaos putih, berjoget santai bersama sejumlah wanita. Ia tampak menikmati suasana pesta, bahkan diduga ikut mengonsumsi minuman keras.
“Ditemukan adanya dugaan pelanggaran disiplin,” ungkap Zulham.
Kasus ini pun memicu sorotan tajam publik. Banyak yang mempertanyakan komitmen dan integritas aparat, khususnya di satuan narkoba yang memiliki tanggung jawab besar dalam memerangi peredaran zat terlarang.
Ironisnya, di saat institusi Polri terus menggencarkan perang terhadap narkotika, perilaku oknum seperti ini justru dinilai mencederai kepercayaan masyarakat.
Kini, nasib AKP S berada di tangan Propam. Jika terbukti melanggar, sanksi tegas menanti—bukan hanya soal disiplin, tetapi juga menyangkut kehormatan institusi.(***)







