Mahasiswa Sulsel Desak Tutup Dapur MBG Rilau Ale Bulukumba: “Anak Bukan Kelinci Percobaan”

Oplus_131072

Makassar – Gerakan Perjuangan Aktivis Mahasiswa Sulsel akan menggelar aksi di depan DPRD Provinsi Sulsel, Senin 22 Juni 2026 pukul 09.00 WITA. Mereka menuntut penutupan Dapur MBG di Desa Topanda, Kec. Rilau Ale, Kab. Bulukumba.

Tuntutan ini muncul setelah diduga ditemukannya makanan ayam yang masih berdarah atau belum matang sempurna di dapur tersebut. Foto ayam mentah beredar bersama poster seruan aksi dengan tagline keras: “Anak Bukan Kelinci Percobaan!” dan “Gizi Anak Adalah Investasi, Bukan Ajang Main-Main!”

*4 Tuntutan Utama Mahasiswa:*

1. *Segera tutup* Dapur MBG Desa Topanda, Kec. Rilau Ale, Kab. Bulukumba

2. *Evaluasi menyeluruh* terhadap pengelolaan dapur MBG

3. *Usut tuntas & sanksi tegas* untuk pihak yang lalai

4. *Pastikan standar* keamanan dan kualitas makanan anak dijalankan serius

“Kami desak DPRD Provinsi Sulsel keluarkan rekomendasi penutupan. Ini bukan sekadar kelalaian, ini ketidakseriusan dalam pemenuhan gizi anak,” tulis poster yang disebar Gerakan Perjuangan Aktivis Mahasiswa Sulsel.

Isu keamanan pangan MBG memang jadi sorotan nasional belakangan. Mahasiswa menegaskan: “Jangan korbankan kesehatan anak demi keuntungan dan kelalaian!”

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola Dapur MBG Topanda maupun Dinas terkait Bulukumba soal temuan tersebut.

Aksi akan dipusatkan di DPRD Provinsi Sulsel. Tagar #TutupDapurMBG #GiziAnakBukanMainan #RilauAle #Bulukumba #AnakSehatMasaDepanKuat ikut digaungkan untuk menggalang dukungan publik.

Lp: Kamaluddin

Pos terkait