Unjuk Rasa di Jembatan Mahakam Tutup Akses Sementara, Massa Desak Evaluasi MBG dan Penghapusan Koperasi Desa Merah Putih

Oplus_131072

Samarinda – Aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan Jembatan Mahakam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis, 18 Juni 2026, berlangsung cukup tertib namun berdampak langsung pada kelancaran perjalanan. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pihak kepolisian menutup akses melintasi jembatan tersebut secara sementara, sehingga arus lalu lintas di ruas jalan sekitarnya mengalami kemacetan dan pengalihan rute perjalanan.

Massa yang hadir dalam aksi ini menyampaikan aspirasi secara terbuka dengan membawa spanduk dan orasi yang ditujukan kepada pemerintah pusat. Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan dua tuntutan utama: pertama, meminta Presiden untuk segera melakukan evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki agar program tersebut tepat sasaran, berkualitas, dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kedua, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan sekaligus menghapus Program Koperasi Desa Merah Putih. Berbagai alasan disampaikan terkait permintaan ini, antara lain kekhawatiran terhadap mekanisme pengelolaan, dampak terhadap perekonomian warga desa, serta ketidaksesuaian yang dirasakan di lapangan dengan tujuan awal program tersebut.

Menariknya, tuntutan yang sama juga disampaikan dalam sejumlah aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok mahasiswa dan elemen masyarakat di berbagai daerah di Indonesia sepanjang pekan ini. Hal ini menunjukkan adanya kekhawatiran dan pendapat yang senada dari sejumlah pihak terkait pelaksanaan kedua program pemerintah tersebut.

Pihak kepolisian terus melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi serta mengatur arus kendaraan yang dialihkan ke jalur alternatif.

Hingga malam hari ini, suasana di lokasi tetap kondusif tanpa insiden yang merugikan. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk tetap sabar, mematuhi arahan petugas, dan memantau informasi terbaru mengenai kapan akses Jembatan Mahakam dapat dibuka kembali secara penuh.

Melaporkan: Muhammad Yunus

Pos terkait