Febiola Hilang Ingatan Usai Makan MBG: Janji Gizi Berubah Jadi Air Mata di Karo

Oplus_131072

KARO, SUMUT — Sebuah tragedi mengerikan menimpa Febiola Br Purba, siswi SMK Bersama Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Gadis yang seharusnya tengah menikmati masa remaja dan belajar, kini terbaring lemah – ingatannya hilang, tak mengenali orang tua sendiri, sempat kejang-kejang, dan sulit berbicara-semua diduga bermula setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Orang yang paling mengenalnya kini tak lagi dikenali. Ibu, ayah, sahabat, guru-semua seolah lenyap dari ingatannya. Keluarga menyebut kemampuan mengingatnya turun drastis, diperkirakan mencapai 70 persen. Sebuah kehilangan yang tak ternilai harganya, menimpa seorang anak yang seharusnya masa depannya cerah.

Pada 7 September 2026, Febiola dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan untuk pemeriksaan menyeluruh-mulai dari neurologi anak hingga psikiatri-demi mencari jawaban atas apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.

 
Di Mana Jaminan Keamanan Makanan Program Rakyat?

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan MBG di lapangan. Program yang dijanjikan sebagai solusi gizi anak bangsa, kini berubah menjadi mimpi buruk bagi satu keluarga di Karo. Meski kaitan langsung antara makanan MBG dan kondisi Febiola masih menunggu hasil penyelidikan medis dan investigasi yang transparan, keresahan masyarakat sudah meluas: siapa yang menjamin makanan yang disuapi ke mulut anak-anak kita aman?

Jika nanti terbukti benar-makanan program negara justru merusak otak dan masa depan anak-maka pertanggungjawaban mutlak wajib dijalankan. Tidak cukup sekadar permintaan maaf. Harus ada akuntabilitas tegas, pemulihan penuh bagi korban, dan perombakan menyeluruh atas sistem pengawasan yang selama ini dinilai lemah.

Febiola berhak kembali sehat, berhak mengenali orang tuanya, dan berhak bermimpi lagi. Negara pun berkewajiban menjamin: program apa pun yang menyentuh nyawa anak-anak, tidak boleh sekadar seremonial-harus aman, terjamin, dan tidak pernah lagi menelan korban.(***)

Pos terkait