Dari Ruang Kelas hingga Dusun Pegunungan, Polsek Kindang Bergerak Cegah Narkoba dan Gangguan Kamtibmas

Oplus_131072

Bulukumba – Membangun keamanan tidak cukup hanya dengan patroli dan penindakan. Kesadaran hukum harus tumbuh dari desa, sekolah hingga lingkungan masyarakat. Prinsip inilah yang didorong Polsek Kindang, Polres Bulukumba, melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada 16 Oktober 2026.

Di bawah kepemimpinan Kapolsek Kindang, Iptu Hendra Yunus, S.H., personel kepolisian turun langsung menemui aparatur pemerintah desa, pelajar, serta warga di dusun-dusun pegunungan Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penyuluhan tersebut menyasar sejumlah persoalan penting, mulai dari bahaya penyalahgunaan narkoba, kedisiplinan berlalu lintas, hingga kesadaran hukum dan tata kelola pemerintahan desa.

Bukan sekadar imbauan, polisi mengajak masyarakat ikut mengambil peran.

Di lingkungan pemerintahan desa, aparatur diingatkan mengenai pentingnya menjalankan tugas sesuai aturan, menjaga transparansi pengelolaan Dana Desa, menghindari penyalahgunaan jabatan, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Sementara itu, para pelajar diberikan edukasi tentang ancaman narkoba yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan prestasi, dan mengancam masa depan generasi muda. Mereka juga diingatkan untuk menggunakan helm berstandar SNI, menaati rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan keselamatan.

Tak berhenti di sekolah dan kantor desa, personel Polsek Kindang juga menyambangi warga di dusun-dusun pegunungan. Bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat, polisi mengajak warga memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan berani melaporkan dugaan peredaran narkotika kepada pihak berwenang.

Kapolsek Kindang, Iptu Hendra Yunus, S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata, bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan.

“Prinsip kami, Polri harus hadir dan dirasakan manfaatnya. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra warga, tempat belajar, dan tempat mengadu yang memberikan nilai positif,” ungkapnya.

Ia menekankan, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan warga dinilai penting untuk mencegah persoalan sosial sejak dini.

“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya kerja polisi. Ini kerja kita semua. Kalau polisi dan masyarakat solid, Kindang yang aman, damai, dan sejahtera bisa kita wujudkan,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Polsek Kindang berharap pendekatan edukatif dan dialogis tersebut dapat memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan kepatuhan terhadap hukum, serta mendorong keterlibatan warga dalam mencegah narkoba dan menjaga keselamatan berlalu lintas.

Sebab, keberhasilan menjaga kamtibmas bukan hanya diukur dari situasi yang kondusif, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menaati hukum dan berani menjaga lingkungannya sendiri.(*)

Kamaluddin

Pos terkait