Bulukumba – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bulukumba kembali menjadi sorotan. Kali ini, keluhan datang dari orang tua siswa SD 221 Tanah Kongkong, Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu, terkait menu makanan yang disalurkan pada Rabu (21/10/2026).
Menu MBG yang diterima siswa diduga berupa ikan asap yang masih terdapat tusuk kayu. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa, terlebih bagi anak-anak yang masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar.
Salah seorang orang tua siswa, yang dalam pemberitaan ini disebut Sukirman (Samaran), berharap pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekolah tersebut lebih teliti dalam menyiapkan dan memeriksa makanan sebelum didistribusikan kepada para siswa.
Menurutnya, keamanan makanan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG, mengingat penerima manfaatnya adalah anak-anak yang masih rentan terhadap risiko makanan yang tidak aman.
Sukirman meminta agar keluhan tersebut segera ditindaklanjuti dan dijadikan bahan evaluasi oleh pihak terkait. Ia tidak ingin persoalan serupa dibiarkan hingga menimbulkan dampak yang merugikan siswa.
“Jangan menunggu sampai ada korban baru dilakukan evaluasi. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas,” demikian harapan Sukirman terkait persoalan tersebut.
Terpisah, aktivis Asatu, Askar, turut menyoroti keluhan tersebut. Ia mendesak Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Bulukumba agar segera menindaklanjuti laporan orang tua siswa SD 221 Tanah Kongkong.
Askar menilai, keluhan mengenai keamanan makanan yang dikonsumsi siswa perlu mendapat perhatian serius dari pihak penyelenggara program MBG. Menurutnya, pemeriksaan makanan sebelum didistribusikan merupakan hal penting untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan penerima manfaat.
Ia juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap proses penyiapan dan pengawasan menu MBG agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain itu, pihak terkait diharapkan memastikan setiap makanan yang disalurkan kepada siswa memenuhi aspek keamanan dan kelayakan konsumsi, sehingga tujuan program MBG untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah dapat tercapai dengan baik.
Orang tua siswa berharap Korwil MBG Kabupaten Bulukumba, pihak SPPG, serta unsur terkait lainnya segera memberikan perhatian terhadap keluhan tersebut dan mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan kekurangan dalam proses penyediaan makanan.(*)
Lp: Kamaluddin










