Bulukumba – Tokoh masyarakat dan selaku Aktivis Kabupaten Bulukumba, Andi Eri Bangsawan, meminta pihak kepolisian khususnya Polres Bulukumba dan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) untuk segera menindaklanjuti dan mengungkap tuntas kasus penimbunan BBM bersubsidi yang belakangan ini mengemuka di wilayah tersebut. Permintaan itu disampaikan saat dirinya dikonfirmasi awak media terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Terkait kasus penimbunan BBM yang saat ini sedang ditangani oleh pihak Polres Bulukumba, ada beberapa hal yang harus segera dilakukan,” ujar Andi Eri Bangsawan.
Dua Hal Penting yang Didesak Polres Bulukumba
Pertama, segera ungkap dan tangkap pelaku utama alias otak di balik kasus ini.Andi Eri menyoroti informasi yang beredar di media dan di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa pelaku utama atau otak dari jaringan penimbunan ini hingga saat ini belum ditangkap dan masih berkeliling bebas.
“Hal ini harus segera dibuktikan dan ditindaklanjuti. Jika benar pelaku utama belum ditangkap, maka profesionalisme kepolisian akan dipertanyakan. Kita tidak ingin muncul dugaan dan stigma negatif bahwa penanganan kasus ini hanya berhenti pada pelaku bawahannya saja,” tegasnya.
Kedua, selidiki keterlibatan pihak SPBU dalam praktik tersebut.Menurutnya, sangat mustahil penimbunan BBM dalam jumlah besar dapat terjadi tanpa adanya kerja sama dari pihak yang menjual langsung di SPBU. Oleh karena itu, seluruh SPBU yang diduga terlibat harus diperiksa secara menyeluruh.
“Kuat dugaan terjadi kerja sama antara pelaku penimbun dengan oknum di pihak SPBU. Jika terbukti ada pihak SPBU yang ikut terlibat dan bekerja sama secara langsung, maka mereka harus segera dikenakan tindakan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada yang dikecualikan,” tandasnya.
Andi Eri berharap kepolisian dapat bekerja secara transparan, profesional, dan mengungkap kasus ini sampai ke akar-akarnya – demi keadilan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi dengan harga wajar.
Lp: Kamaluddin










