Solar Subsidi Jadi Sorotan, Pertamina, BPH Migas dan Polisi Didesak Jangan Tutup Mata di SPBU Bontomarannu

Oplus_131072

GOWA – Penyaluran solar subsidi di SPBU 74.921.02 Bontomarannu, Kabupaten Gowa, menuai sorotan. Saat sopir truk mengaku harus mengantre berjam-jam, warga justru melihat aktivitas pengisian solar ke jerigen yang diduga dilakukan berulang menggunakan sepeda motor.

“Kami dari pagi sampai siang belum dapat. Tapi ada yang bawa jerigen bolak-balik isi langsung dilayani,” ujar seorang sopir, Selasa (30/9/2026).

Kondisi ini memunculkan pertanyaan tajam: apakah pengisian tersebut benar-benar sesuai surat rekomendasi, peruntukan dan volume yang ditetapkan?

Sorotan pun mengarah kepada Pertamina, BPH Migas, pemerintah dan kepolisian. Mereka dituntut tidak sekadar menunggu persoalan menjadi viral, tetapi memeriksa data transaksi, QR Code, surat rekomendasi, volume penyaluran hingga rekaman CCTV.

Nama Iswan selaku manager SPBU juga disebut dalam tudingan warga terkait dugaan aktivitas pelansiran. Namun tudingan tersebut belum terverifikasi dan perlu diklarifikasi secara terbuka.

Jika penyaluran sesuai aturan, buka datanya. Jika ditemukan pelanggaran, tindak dan telusuri rantainya. Jangan sampai masyarakat antre berjam-jam, sementara solar subsidi justru diduga lebih mudah mengalir ke jerigen.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU, Pertamina dan kepolisian masih diharapkan memberikan klarifikasi resmi.(***)

Pos terkait