Bulukumba — Lembaga PATI (Pemuda Afiliasi Toleran Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Baznas Bulukumba sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Bulukumba.
Dalam orasinya, massa aksi menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas pihak Baznas dalam menjalankan tugas dan fungsinya kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dana zakat yang berasal dari umat.
Koordinator aksi, Ibrahim Ilyas selaku wasekjen Pati, menyampaikan bahwa zakat merupakan amanah masyarakat yang harus dikelola secara terbuka, profesional, dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara rinci jumlah dana yang masuk, penggunaan anggaran, hingga laporan pertanggungjawaban pengelolaan dana ZIS di Kabupaten Bulukumba.
“Dana zakat adalah amanah umat. Karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Ibrahim Ilyas dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, Lembaga PATI juga menuntut agar penyaluran zakat dilakukan secara adil dan merata tanpa diskriminasi. Mereka menilai masih banyak masyarakat miskin di Kabupaten Bulukumba yang membutuhkan perhatian serius dari pihak Baznas.
Usai menggelar aksi di depan kantor Baznas, Lembaga PATI melanjutkan unjuk rasa ke kantor DPRD Bulukumba. Dalam aksinya, mereka mendesak DPRD Bulukumba untuk segera mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan seluruh unsur pimpinan Baznas Bulukumba guna memberikan klarifikasi terkait pengelolaan dana zakat dan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Audiensi massa aksi Pati di kantor DPRD Bulukumba diterima langsung oleh Wakil Ketua 1 Fahidin HDK, S.Pd.I., M.M. Bersama beberapa anggota dewan lainnya. Dalam tanggapannya, DPRD Bulukumba menyatakan siap Memfasilitasi untuk di adakan RDP dan akan memanggil seluruh pimpinan Baznas Bulukumba pada hari Senin mendatang sebagai bentuk tindak lanjut atas tuntutan yang disampaikan PATI.
Adapun tuntutan yang disampaikan PATI dalam aksi tersebut, yakni:
Transparansi penuh dalam pengelolaan seluruh dana ZIS di Baznas Bulukumba.
Penyaluran zakat yang tepat sasaran, adil, dan merata kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pertanggungjawaban penuh atas pengelolaan dan penyaluran zakat sesuai aturan dan amanah masyarakat.(*)
Lp: Kamaluddin







