Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kampung Sejahtera Kementerian Sosial Republik Indonesia Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “UMKM CERDAS: Pelatihan Pencatatan Keuangan dan Pengelolaan Keuangan bagi Pelaku UMKM di Desa Buae.” Program ini dilaksanakan oleh Muh. Syawal sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Potensial Graduasi yang memiliki atau sedang merintis usaha.
Program UMKM CERDAS dilaksanakan melalui dua pendekatan. Pertama, pendampingan secara door to door dengan mengunjungi langsung rumah maupun tempat usaha para KPM Potensial Graduasi untuk memberikan edukasi dan pendampingan sesuai dengan kondisi usaha masing-masing. Kedua, pelaksanaan pelatihan yang berkolaborasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, sehingga para KPM memperoleh materi mengenai pentingnya pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara bersama-sama.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, mencatat pemasukan dan pengeluaran, menghitung laba usaha, mengelola arus kas, serta menyusun laporan keuangan sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Melalui pendampingan langsung dan pelatihan klasikal, diharapkan peserta mampu memahami materi sekaligus mempraktikkannya secara berkelanjutan.
Penanggung jawab program kerja, Muh. Syawal, menjelaskan bahwa kombinasi metode door to door dan pelatihan bersama dipilih agar penyampaian materi lebih efektif. Pendampingan secara langsung memungkinkan solusi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan setiap usaha, sedangkan pelatihan bersama menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antar peserta.
“Program UMKM CERDAS kami rancang agar mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh para pelaku usaha. Melalui pendampingan langsung dan pelatihan bersama Kementerian Sosial, kami berharap para KPM Potensial Graduasi semakin memahami pentingnya pencatatan keuangan sebagai langkah awal dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Muh. Syawal.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang mengikuti pelatihan maupun pendampingan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam mengelola keuangan usaha serta keinginan untuk mulai menerapkan pencatatan keuangan secara rutin.
Melalui program UMKM CERDAS, mahasiswa KKN-T Tematik Kampung Sejahtera Kemensos Universitas Hasanuddin berharap para KPM Potensial Graduasi di Desa Buae dapat memiliki kemampuan mengelola keuangan usaha dengan lebih baik, sehingga mampu memperkuat usaha yang dijalankan, meningkatkan pendapatan keluarga, dan secara bertahap mencapai kemandirian ekonomi sesuai dengan tujuan Program Kampung Sejahtera.(*)










