Muara Kaman – Suasana cemas menyelimuti bantaran Sungai Sabintulung sejak Sabtu pagi (28/02/2026). Seorang nelayan dilaporkan hilang sekitar pukul 07.00 WITA, memicu pencarian besar-besaran oleh aparat gabungan dan ratusan warga. Setelah hampir empat jam penyisiran intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 11.23 WITA dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal dilaporkan hilang, tepatnya di RT 011 Dusun Rumbia, Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman. Lokasi penemuan tidak jauh dari area tempat korban terakhir terlihat sebelum dinyatakan hilang.
Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa begitu laporan diterima, personel Polsek Muara Kaman langsung menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dan langkah cepat pencarian.
“Sebanyak tujuh personel kami kerahkan untuk melakukan penyisiran bersama unsur TNI/Koramil, petugas Damkar Kecamatan, serta dibantu sekitar 100 warga,” ungkap IPTU Herwin.
Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tenggelam. Kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pencarian hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.
Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di RT 01 Desa Sabintulung. Isak tangis keluarga pecah saat jenazah tiba. Warga yang sejak pagi memadati lokasi turut mengantar dengan penuh duka.
Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan mengapresiasi kekompakan warga dalam membantu proses pencarian. Dengan ditemukannya korban, operasi resmi dihentikan dan situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman dan kondusif.
Keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan berencana memakamkan almarhum pada hari yang sama.
Sumber: Kapolsek Muara Kaman




