Sumbawa — Operasi pencarian terhadap Amirudin (50), warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang dilaporkan hilang akibat insiden kapal terbalik di perairan Kaliantan, akhirnya resmi ditutup setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa, pada Selasa siang (11/03/2026).
Informasi awal kejadian diterima pada Jumat (06/03/2026) dari personel Polairud Lombok Timur, Baidullah. Berdasarkan laporan tersebut, peristiwa bermula pada Kamis (05/03/2026) sekitar pukul 17.30 WITA, ketika kapal yang ditumpangi lima anak buah kapal (ABK) sedang dalam perjalanan kembali dari perairan Kaliantan menuju Labuan Lombok.
Namun di tengah perjalanan, kapal dihantam gelombang besar dari arah belakang sehingga kapten kapal kehilangan kendali atas kemudi. Akibatnya kapal terbalik dan seluruh ABK terlempar ke laut.
Dari lima orang yang berada di atas kapal, empat orang berhasil menyelamatkan diri. Sementara Amirudin dilaporkan hilang dan segera dilakukan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue dari Pos SAR Kayangan langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian bersama sejumlah unsur SAR lainnya.
Setelah beberapa hari melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, korban akhirnya ditemukan di perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa. Sayangnya, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Setelah dilakukan konfirmasi oleh pihak keluarga, jenazah tersebut dipastikan merupakan Amirudin yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kaliantan,” ujar Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju RSUD Sumbawa sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Polairud Lombok Timur dan Sumbawa, Pos TNI AL Lombok Timur dan Sumbawa, Babinsa Kaliantan, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.(***);







