GOWA — Ketegangan akibat antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) kembali pecah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dua sopir terlibat adu jotos di SPBU Sungguminasa pada Rabu (1/4/2026) malam, diduga dipicu emosi yang memuncak saat mengantre.
Insiden di SPBU 74.921.17 itu sempat menghebohkan warga dan terekam dalam video yang beredar luas. Terlihat dua pengemudi—masing-masing membawa kendaraan roda empat dan truk roda enam—saling pukul sebelum akhirnya dilerai oleh warga di sekitar lokasi.
Supervisor SPBU, Supardi (32), mengungkapkan bahwa situasi antrean yang padat diduga menjadi pemicu utama keributan, meski penyebab pasti belum dapat dipastikan.
“Diduga karena antrean panjang. Tapi saya tidak melihat langsung kejadian awalnya,” ujar Supardi kepada awak media, Jumat (3/4/2026).
Kedua sopir diketahui merupakan pelanggan BBM jenis berbeda, yakni Pertalite dan Solar. Namun, apakah perkelahian dipicu perebutan antrean, pihak SPBU belum bisa memastikan.
“Yang jelas sempat baku pukul. Sama-sama berada di jalur antrean,” katanya.
Petugas SPBU bersama warga sempat berupaya melerai, namun emosi kedua pihak belum mereda seketika. Beruntung, situasi berhasil dikendalikan dan tidak dilaporkan adanya korban serius.
Ironisnya, usai terlibat perkelahian, kedua sopir tetap melanjutkan pengisian BBM sebelum akhirnya meninggalkan lokasi masing-masing.
Peristiwa ini menjadi cerminan meningkatnya tekanan di tengah masyarakat akibat antrean BBM yang tak kunjung terurai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu konflik serupa jika tidak segera diantisipasi dengan pengawasan distribusi yang lebih ketat serta penataan sistem antrean yang lebih efektif di SPBU.(*)







