Bontonompo – Aksi geng motor bersenjata tajam jenis busur kian meresahkan warga di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Teror yang kerap terjadi pada malam hari itu tak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku khawatir beraktivitas di luar rumah saat malam, menyusul meningkatnya aksi kelompok geng motor yang diduga kerap membawa senjata berbahaya dan bertindak brutal di jalanan.
Pemuda Desa Sengka, Renal Nirsan, menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
“Keberadaan geng motor yang membawa busur ini sudah menjadi ancaman nyata. Aparat harus segera bertindak sebelum jatuh korban,” tegas Renal.
Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Bontonompo dan Polsubsektor Bontonompo Selatan, untuk meningkatkan patroli serta melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku.
Menurutnya, langkah preventif dan represif harus berjalan beriringan guna memutus rantai aksi kriminal yang semakin meresahkan warga.
“Jangan menunggu ada korban jiwa baru dilakukan tindakan serius. Patroli rutin dan penegakan hukum harus diperketat,” ujarnya.
Selain itu, Renal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat.
Ia menegaskan, keamanan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin oleh negara. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan kriminal yang mengancam ketertiban dan keselamatan publik harus ditindak tanpa kompromi.(*)







