WAJO – Malam di kawasan Cule’-cule, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, berubah mencekam. Seorang pria berusia sekitar 30 tahun ditemukan tewas dalam dugaan kasus pembunuhan di perbatasan Desa Wele dan Desa Sappa, tepatnya di sekitar Jembatan Lakessi, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 19.40 WITA.
Kejadian itu sontak menghebohkan warga. Sejumlah pengendara yang melintas berhenti, sementara rekaman insiden cepat menyebar di media sosial, memantik perhatian luas.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka akibat senjata tajam. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa bilah bambu yang diruncingkan, yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Penyidik masih melakukan pendalaman, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan alat bukti. Dugaan sementara motifnya karena cemburu,” ujar Fahrul, Minggu (12/4/2026).
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami lima luka tusuk yang diduga menjadi penyebab kematian. Namun, polisi belum mengungkap identitas korban maupun pelaku, termasuk relasi di antara keduanya.
Peristiwa berdarah di lokasi yang tergolong terbuka dan ramai dilalui masyarakat ini masih menyisakan banyak tanda tanya. Aparat kini memburu kejelasan kronologi lengkap, termasuk bagaimana insiden bisa terjadi tanpa sempat dicegah.
Polres Wajo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan yang tengah berjalan.(***)







