Bulukumba — Aktivis Asatu menyoroti kondisi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gantarang 01, yang diduga berlokasi dekat dengan tempat pembuangan sampah umum. Situasi ini dinilai berpotensi mengganggu standar kebersihan dan kesehatan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Akbar, selaku Aktivis Asatu, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai bahwa program MBG yang sejatinya mengedepankan prinsip higienis justru berisiko tercoreng apabila pengelolaan dapur tidak memenuhi standar kebersihan yang layak.
“Program ini sangat baik untuk masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi. Namun, jika dapur pengolahannya berada dekat dengan sumber pencemaran seperti tempat sampah umum, tentu ini menjadi perhatian serius,” ujar Akbar.
Selain itu, Akbar juga menduga adanya pembiaran oleh Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Bulukumba terhadap kondisi tersebut. Ia meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh guna menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Akbar mendesak pihak terkait, termasuk pemerintah daerah melalui instansi berwenang, untuk segera melakukan peninjauan lokasi serta memastikan dapur SPPG memenuhi standar sanitasi dan higienis yang telah ditetapkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Korwil MBG Kabupaten Bulukumba yang telah dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait dugaan tersebut.(*)
Lp: Kamaluddin







