DALAM SATU MALAM, TIGA KELUARGA MENANGIS — KECELAKAAN TUNGGAL RENGGUT NYAWA TIGA REMAJA

Oplus_131072

GOWA — Tiga nyawa muda melayang dalam sekejap. Malam Minggu yang seharusnya penuh tawa berubah menjadi duka mendalam di Jalan Poros Padevaly menuju Lapangan Golf Pattallassang, Desa Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.

Tiga remaja – Aldo (17), Alam (17), dan Ikki (15), warga Dusun Bilaiya, Desa Pallantikang – tewas di tempat akibat kecelakaan tunggal yang mengerikan. Ketiganya belum bekerja, masa depan masih panjang, namun malam itu menjadi perjalanan terakhir mereka.

MOTOR TANPA PLAT, BONCENG TIGA, MELAJU KENCANG  TAK SEMPAT BERHENTI

Berdasarkan keterangan resmi Kasubsektorpol Pattallassang Iptu Muh Naim, kecelakaan bermula saat ketiga korban menaiki sepeda motor jenis Vino tanpa pelat nomor dengan posisi berboncengan tiga orang.

Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng, menghantam pembatas jalan, terseret sekitar 10 meter, lalu menabrak pohon dengan keras.

Dentuman keras terdengar hingga ke pemukiman warga. Ketiga remaja terlempar, menderita luka parah terutama di bagian kepala. Warga yang bergegas menolong hanya bisa terpaku – nyawa mereka tak tertolong lagi meski segera dibawa ke Puskesmas Pattallassang.

DUKA MENYELIMUTI KELUARGA DAN WARGA

Tiga keluarga kehilangan putra-putra mereka di waktu yang bersamaan. Ikki baru berusia 15 tahun, masih beranjak remaja. Aldo dan Alam 17 tahun, sebentar lagi dewasa. Tidak ada yang menyangka perjalanan pulang malam itu berakhir selamanya.

Warga berduka sekaligus membagi pesan: Jangan memaksakan motor untuk penumpang lebih dari kapasitas. Jangan mengendarai tanpa surat dan plat. Jangan mengebut – tak ada yang tahu kapan garis finisnya.

INGAT: SATU KESALAHAN, TIGA NYAWA HILANG

Tiga nyawa hilang dalam satu malam karena tiga pelanggaran sekaligus:
Boncengan tiga orang – berisiko tinggi, dilarang
Melaju terlalu kencang di jalan umum
Kendaraan tanpa plat nomor, tidak terdaftar

Kecelakaan tidak datang tiba-tiba – ia disiapkan oleh kelalaian yang diabaikan.

Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya kaum muda: Hidup bukan balapan. Rumah menunggu pulang dengan selamat, bukan dalam duka.

Lp: Arham

Pos terkait