Kades Amasing Kali Dilirik, Apresiasi untuk Inspektorat Halsel karena Audit Secara Terbuka

HALSEL – Suasana Desa Amasing Kali, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Senin (20/10/2025), terlihat cukup berbeda dari biasanya. Sejak pagi, aktivitas pemerintahan desa menjadi pusat perhatian masyarakat setempat. Hal ini terjadi karena tim audit dari Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) turun langsung untuk melakukan pemeriksaan penggunaan dana desa di kantor desa Amasing Kali.

Tim audit tersebut dipimpin langsung oleh Gajali, salah satu pejabat Inspektorat Halsel. Selain itu, ikut serta dalam rombongan audit adalah istri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halsel, bersama beberapa anggota tim lainnya. Proses audit ini juga dikawal oleh warga masyarakat yang ingin memastikan jalannya pemeriksaan berjalan transparan dan objektif.

Dalam pantauan media ini di lapangan, tim audit bersama masyarakat melakukan pengukuran fisik terhadap dua titik jalan setapak yang diduga bermasalah dalam pelaksanaan pekerjaannya. Pemeriksaan dilakukan secara cermat dengan mengukur panjang dan lebar jalan, mencocokkannya dengan laporan anggaran serta realisasi di lapangan. Langkah ini menuai respons positif dari warga yang selama ini berharap ada kejelasan mengenai penggunaan dana desa.

Tak hanya infrastruktur jalan, beberapa atribut dan sarana prasarana desa juga menjadi sasaran audit. Di antaranya, baju seragam PKK, kaos bola, bola kaki, serta insentif badan sara desa. Semua item tersebut diperiksa satu per satu untuk memastikan kesesuaiannya dengan laporan penggunaan anggaran desa.

Audit ini sendiri merupakan tindak lanjut dari laporan dan sorotan masyarakat terkait dugaan adanya ketidaksesuaian penggunaan dana desa. Meski demikian, audit pemeriksaan ini masih dalam tahap awal. Sejumlah selisih dan temuan awal memang telah ditemukan di lapangan, namun pihak Inspektorat Halsel belum bisa menyampaikan secara resmi hasilnya karena proses audit masih berlanjut hingga hari ini.

“Proses audit belum selesai. masih akan melakukan verifikasi dokumen dan mencocokkannya dengan hasil pemeriksaan fisik. Setelah semua rampung, hasilnya akan akan disampaikan secara resmi.

Sementara itu, masyarakat Amasing Kali menyambut baik langkah Inspektorat Halsel yang melakukan audit secara terbuka. Menurut mereka, kehadiran tim audit di lapangan dan keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan menjadi bukti nyata bahwa transparansi dan akuntabilitas mulai dijalankan.

“Mereka sangat mengapresiasi kinerja Inspektorat Halsel. Audit ini terbuka, masyarakat boleh menyaksikan langsung. Ini penting supaya bisa tahu ke mana uang desa digunakan.

Proses audit dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Setelah rampung, Inspektorat Halsel akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan (LHP) kepada pemerintah daerah serta kepada pihak desa. Jika ditemukan pelanggaran atau penyimpangan anggaran, maka akan ada tindak lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah Inspektorat Halsel ini juga dianggap sebagai bentuk pengawasan aktif terhadap dana desa, mengingat dana desa merupakan salah satu sumber pembiayaan utama pembangunan di tingkat lokal. Pemeriksaan terbuka seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah desa, sekaligus mendorong para kepala desa untuk lebih berhati-hati dan transparan dalam pengelolaan keuangan.

Dengan adanya audit terbuka ini, masyarakat berharap prosesnya berjalan objektif dan tidak tebang pilih. Mereka juga menginginkan agar hasil pemeriksaan nanti diumumkan secara jelas kepada publik, sehingga tidak ada lagi dugaan atau spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Audit ini menjadi contoh praktik baik pengawasan publik terhadap penggunaan dana desa. Keterlibatan masyarakat, transparansi Inspektorat, dan keterbukaan informasi diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Halmahera Selatan (LM.Tahapary)

Pos terkait