SAMARINDA – Pembangunan Teras Samarinda segmen 4 di kawasan tepian Sungai Mahakam terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, progres proyek telah mencapai sekitar 50 persen per Oktober 2025.
Berbeda dengan proyek infrastruktur lain yang tampak mencolok di permukaan, pengerjaan segmen ini sebagian besar berlangsung di bawah tanah. Hal tersebut membuat sebagian warga mengira proyek belum berjalan, padahal aktivitas pembangunan tengah berlangsung intensif.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Desy Damayanti, menjelaskan bahwa struktur utama proyek ini memang tidak tampak dari luar karena dirancang untuk menopang sistem utilitas dan tata ruang terbuka hijau.
“Kalau dihitung, progresnya sudah sekitar 50 persen. Mungkin tidak terlihat karena sebagian besar struktur berada di bawah tanah. Bentuknya memang bukan bangunan tinggi, tapi lebih menyerupai taman,” ujar Desy, Senin (20/10/2025).
Lebih lanjut, Desy menyampaikan bahwa proyek ini meliputi pembangunan saluran utilitas bawah tanah, sistem drainase, fondasi taman, dan area pedestrian yang akan menjadi bagian dari ruang publik ramah lingkungan di tepian Sungai Mahakam.
Proyek Teras Samarinda segmen 4 merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Kota Samarinda untuk mempercantik kawasan tepian Mahakam sekaligus memperkuat fungsi pengendalian banjir. Konsep yang diusung adalah penataan ruang publik yang estetis, aman, dan berkelanjutan.
Dengan capaian pekerjaan yang telah mencapai separuh jalan, Pemerintah Kota Samarinda optimistis proyek ini akan rampung sesuai target waktu. Hasil akhirnya diharapkan dapat menjadi ikon baru kebanggaan warga Samarinda serta mendukung terwujudnya tata kota yang hijau dan tertata rapi.
Laporan: Muh Yunus
Kepala Perwakilan Wilayah Kalimantan Timur
Tanggal: 21 Oktober 2025







