Pematangsiantar – Cuaca ekstrem kembali menunjukkan dampaknya. Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Dua unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius setelah atap seng beterbangan diterpa angin.
Salah satu rumah yang terdampak berada di Jalan Nusa Indah, milik Darwin Simorangkir dan istrinya, T. br Ritonga. Saat hujan turun semakin deras, keluarga tersebut tengah berada di dalam rumah. Tanpa diduga, angin kencang menghantam bagian atap hingga seng terangkat dan terlepas.
Suasana mendadak panik. Air hujan langsung masuk membasahi ruang rumah dan perabotan. “Anginnya sangat kuat, seng langsung terbang. Kami terkejut dan hanya bisa menyelamatkan barang-barang yang sempat dipindahkan,” ujar Darwin.
Tak jauh dari lokasi, rumah milik Usman Manurung juga mengalami kerusakan serupa. Atap rumahnya tak mampu menahan terpaan angin, menyebabkan sebagian bangunan terbuka dan tergenang air hujan.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Setelah hujan mulai reda, warga sekitar bergerak cepat membantu kedua keluarga korban. Barang-barang dipindahkan ke tempat yang lebih aman, sementara bagian rumah yang rusak ditutup sementara untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Ketua RT setempat segera melaporkan peristiwa itu kepada pihak kelurahan. Lurah Simarito, Citra Zai, bersama Camat Siantar Barat, Herwan AR Saragih, SH, dan perwakilan Dinas Sosial turun langsung meninjau lokasi terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah setempat menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga,” ujar Camat Siantar Barat, Herwan AR Saragih.Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di tengah intensitas hujan dan angin kencang yang masih tinggi di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya.(***)







