Orang Tua Murid Angkat Bicara: Gizi Anak Tanggung Jawab Keluarga, Bukan Semata Program MBG

Bulukumba — Dua orang tua murid berinisial HN dan AK angkat bicara terkait perbincangan mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keduanya menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak pada dasarnya telah menjadi tanggung jawab utama orangtua di rumah.

HN menyampaikan bahwa setiap orangtua tentu memahami kebutuhan nutrisi anaknya masing-masing, termasuk makanan yang disukai maupun yang tidak disukai. Menurutnya, perhatian terhadap pola makan anak sudah menjadi bagian dari keseharian keluarga.

“Orangtua lebih paham tentang gizi anaknya, bahkan makanan yang disukai anaknya sudah dipahami dengan baik. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan,” ujarnya, Minggu 01/03/2026.

Sementara itu, AK menilai program MBG yang menjadi bagian dari kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto memiliki tujuan baik, khususnya dalam membantu keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan asupan gizi. Namun demikian, ia menekankan bahwa peran utama tetap berada pada orangtua.

Menurut keduanya, negara dapat hadir sebagai pendukung, tetapi tanggung jawab pertama dan utama dalam memastikan anak mendapat asupan bergizi tetap berada di lingkungan keluarga.

Mereka juga mengimbau para penyedia layanan MBG agar tidak khawatir, karena banyak orangtua yang selama ini telah berupaya maksimal dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak mereka di rumah.

Pernyataan ini menjadi bagian dari pandangan orangtua murid yang berharap adanya sinergi seimbang antara keluarga dan program pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak.(*)

Pos terkait