KKB Lakukan Kekejaman di Mimika: Ibu Ditembak Mati, Anak Dilempar ke Jurang, 9 Perempuan Disandera

Oplus_131072

MIMIKA, PAPUA TENGAH — Kembali terjadi aksi biadab yang mencederai kemanusiaan di tanah Papua. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan kejam di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, pada Selasa (18/8/2026), yang berujung pada kematian seorang ibu, luka parah anak kandungnya, serta penyanderaan sembilan perempuan – sebagian masih anak-anak dan ada yang sedang hamil.

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak membenarkan peristiwa tersebut. Kelompok sekitar 15 orang bersenjata itu berusaha memaksa 11 perempuan untuk dibawa masuk ke dalam hutan. Dua di antaranya berani menolak dan melawan, yang justru menjadi sasaran kekejaman pelaku.

Neregingget Magai (48) ditembak mati di tempat, sementara anaknya yang masih kecil, IA, dilempar ke dalam jurang hingga menderita patah kaki. Nasib kesembilan perempuan lainnya jauh lebih memilukan – mereka disandera dan dibawa kabur ke dalam hutan yang lebat. Di antara mereka ada pelajar SD berusia 8–12 tahun, remaja, hingga seorang ibu muda berusia 17 tahun yang sedang hamil muda.

Daftar 9 orang yang disandera KKB:

– NW (17, hamil muda)
– AM (Kelas VI SD)
– NA (Kelas IV SD)
– OM (Kelas III SD)
– YS (18)
– MN (15)
– WK (18)
– IO (18)
– MN (13)

Aparat keamanan segera bergerak meski akses ke lokasi sangat sulit dan hanya bisa dijangkau lewat udara. Satu regu personel Batalyon B Brimob Mimika diterjunkan dengan helikopter untuk memperkuat pengamanan sekaligus memburu kelompok tersebut. Polisi menduga pelakunya adalah kelompok yang sama yang menyerang Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133/YS milik PT Freeport Indonesia sehari sebelumnya, yang menewaskan seorang prajurit TNI.

Kekejaman terhadap perempuan, anak-anak, dan ibu hamil ini mendapat kecaman luas. Masyarakat berharap aparat segera membebaskan para sandera dan menindak tegas pelaku kejahatan kemanusiaan ini.(***)

Sumber: Yuli Bato Parinding
#MimikaPapua 

Pos terkait