Tantang Polres Bulukumba: Penggerebekan Sabung Ayam Cuma Formalitas, Penegakan Hukum Mandul

Bulukumba – Ledakan kritik keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menghantam kinerja Kepolisian Resor Bulukumba yang dinilai mandul dalam penegakan hukum. Salah satu kadernya, Eril Kurniawan, menuding aparat hanya memainkan sebagai formalitas penggerebekan tanpa keberanian menangkap para pelaku sabung ayam yang terus merajalela.

Selama ini, polisi berulang kali melakukan operasi di beberapa titik. Sirene berbunyi, pasukan turun, kerumunan dibubarkan. Tapi hasilnya? Nol besar.
Tidak ada penetapan tersangka. Tidak ada proses hukum. Tidak ada keberanian nyata.
Padahal arena disisir, barang bukti diamankan, bahkan publik menonton aparat masuk ke lokasi.

Dari sekian banyak penggerebekan, baru satu pelaku berinisial ZD yang sempat diamankan—dan hingga hari ini status hukumnya menggantung tanpa kepastian.

“Ini bukan kinerja buruk. Ini kegagalan telanjang aparat penegak hukum,” tegas Eril menghentak.

HMI menyebut operasi itu tidak ubahnya aksi panggung: sibuk ramai-ramai membubarkan kerumunan tapi tak mampu menangkap aktor utama.
Jika aparat benar bekerja, kata HMI, tak mungkin semua pelaku lolos kecuali satu orang, itu pun tanpa kejelasan kasus.

Menurut Eril, kondisi ini menunjukkan tiga hal:

1. Ketidaktegasan aparat,
2. Ketidakprofesionalan penanganan,
3. Lemahnya kontrol internal Polres Bulukumba.

“Kalau polisi hanya bisa masuk, ambil foto, angkut barang bukti, lalu pulang tanpa pelaku, itu bukan penegakan hukum. Itu sandiwara,” tegasnya lagi.

HMI Cabang Bulukumba secara terbuka menantang Kapolres Bulukumba untuk memberikan jawaban ke publik:

Mengapa pelaku sabung ayam selalu lolos?

Mengapa hanya ZD yang ditangkap, tetapi kasusnya tak jelas?

Apakah operasi selama ini hanya untuk laporan kegiatan?

Di mana ketegasan hukum yang dijanjikan?

HMI memperingatkan, jika kepolisian terus gagal bertindak, kepercayaan publik akan runtuh, dan itu lebih berbahaya daripada arena sabung ayam itu sendiri.

“Kami tidak akan berhenti. HMI akan terus mendesak, mengawal, dan menggemparkan isu ini sampai Polres Bulukumba berhenti menyajikan aksi seremonial dan mulai menangkap pelaku sebenarnya,” tutup Eril.(*)

 

Lp: Kamaluddin 

Pos terkait