foto: istimewa
LEBAK – Suasana malam di Kampung Ciwilan, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, berubah menjadi lautan dzikir pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Ribuan jamaah memadati lokasi Istigosah dan Dzikir Akbar yang digelar usai Salat Isya, menciptakan atmosfer spiritual yang begitu khidmat dan menggetarkan hati.
Dari anak-anak hingga lansia, warga setempat hingga jamaah dari luar kampung, seluruhnya larut dalam lantunan doa, dzikir, dan pujian kepada Allah SWT. Antusiasme masyarakat begitu besar hingga halaman rumah warga dan ruas jalan sekitar lokasi dipenuhi jamaah yang khusyuk mengikuti setiap rangkaian acara.
Peringatan Isra Mi’raj ini turut dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Kepala Desa Citeras. Kehadiran dua mubalig ternama, Buya Mutako dan Asep Dumyati, semakin menambah kekhidmatan acara. Dalam tausiyahnya, keduanya mengajak jamaah menjadikan peristiwa agung Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kepala Desa Citeras, Madrai, mengaku terharu sekaligus bangga melihat kekompakan warganya dalam menyukseskan acara tersebut.“Saya benar-benar bangga. Ini bukti nyata bahwa masyarakat Ciwilan memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong yang luar biasa. Tanpa persatuan, acara sebesar dan seindah ini tidak mungkin terlaksana dengan khidmat dan lancar,” ujar Madrai dengan nada penuh haru di sela kegiatan.
Pantauan media di lokasi menunjukkan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah bertahan hingga akhir acara, menutup malam dengan doa bersama, sebelum akhirnya membubarkan diri secara tertib.
Malam itu, Kampung Ciwilan bukan sekadar menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tetapi menjelma menjadi ruang spiritual yang meninggalkan jejak keimanan mendalam di hati setiap jamaah yang hadir.(***)







