Ramadan Aman Tanpa Gangguan, Polres Bulukumba Turunkan 304 Personel dalam 3 Tim Khusus

BULUKUMBA — Menyambut bulan suci Ramadan, Polres Bulukumba bergerak cepat memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terkendali. Sebanyak 304 personel diterjunkan melalui pembentukan tiga tim khusus guna mengantisipasi potensi gangguan yang kerap meningkat selama bulan puasa.

Langkah ini menjadi bentuk komitmen kepolisian agar masyarakat Bulukumba dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan khusyuk, tanpa terganggu kemacetan, balapan liar, maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K melalui Kasi Humas AKP H. Marala menegaskan, Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama pada sore hari hingga menjelang sahur.

“Momentum Ramadan harus dijaga bersama. Kami melakukan langkah preventif agar tidak ada celah bagi gangguan Kamtibmas,” tegas AKP Marala.

Fokus Jam Rawan, Tindak Tegas Balapan Liar

Tim pertama, Commander Wish (Comanderwis), beranggotakan 66 personel. Mereka akan disebar di titik-titik rawan kemacetan setiap sore menjelang berbuka puasa. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan saat masyarakat ngabuburit dan berburu takjil.

Tim kedua, Tim Anti Balapan Liar (Bali), menjadi garda terdepan dalam menekan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Dengan kekuatan 95 personel, tim ini akan melakukan patroli intensif pada sore hari, usai salat tarawih, hingga waktu subuh.

Balapan liar bukan hanya meresahkan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Polisi memastikan akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku yang nekat melanggar aturan.

Jamin Kekhusyukan Salat Tarawih

Sementara itu, Tim Pengamanan Salat Tarawih yang terdiri dari 143 personel akan berjaga di masjid-masjid yang ramai jamaah. Selain pengamanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area ibadah untuk mencegah kemacetan dan potensi gangguan lainnya.

Kehadiran aparat diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi umat Muslim yang melaksanakan ibadah malam Ramadan.

Peran Aktif Warga Jadi Kunci

Polres Bulukumba juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif. Jika menemukan indikasi balapan liar atau gangguan keamanan lainnya, warga diminta segera melapor melalui call center 110 atau ke Polres dan Polsek terdekat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting agar Ramadan di Bulukumba berjalan aman, tertib, dan penuh keberkahan,” pungkas AKP Marala.

Dengan pengamanan terstruktur dan keterlibatan ratusan personel, Polres Bulukumba menegaskan komitmennya: Ramadan harus menjadi momentum ibadah yang damai, bukan ajang gangguan keamanan.

 

Lp: Kamaluddin 

Pos terkait