Lebaran Berdarah di Sempaja Utara: Potongan Tubuh Ditemukan dalam Karung, Teror Sadis Guncang Samarinda

Samarinda – Hari yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan dan saling memaafkan justru berubah menjadi duka dan ketakutan. Pada Sabtu (21/3/2026), warga Sempaja Utara, Kota Samarinda, diguncang oleh penemuan potongan tubuh manusia yang diduga korban pembunuhan brutal.

Di tengah gema takbir Idul Fitri, aparat kepolisian justru disibukkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang mengungkap fakta mencengangkan. Korban diduga dimutilasi menjadi tujuh bagian, lalu dibuang secara terpisah di dua titik dalam satu kawasan, seolah pelaku berupaya menghapus jejak kejahatannya.

Panit Patroli (Pamapta I) Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, membenarkan temuan tersebut.
“Total ada tujuh bagian. Kepala ditemukan utuh, kemudian dua tangan, dua kaki, paha, dan badan. Untuk sementara organ tubuhnya lengkap,” ungkapnya di lokasi.

Potongan tubuh itu ditemukan dalam dua karung. Temuan ini sontak memicu kepanikan warga yang sebelumnya tengah merayakan Lebaran bersama keluarga. Garis polisi terpasang, kerumunan warga tak terhindarkan, sementara suasana berubah tegang dan mencekam.

Kasus ini menjadi pukulan keras bagi rasa aman masyarakat. Di saat sebagian besar warga menikmati momen kemenangan, pelaku justru diduga melakukan tindakan keji yang mengoyak nilai kemanusiaan.

Polisi kini bergerak cepat. Sejumlah saksi telah diperiksa, barang bukti diamankan, dan tim forensik diterjunkan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.

Hingga kini, motif di balik aksi sadis tersebut masih menjadi teka-teki. Namun, aparat memastikan perburuan terhadap pelaku terus dilakukan tanpa kompromi.

“Kami akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku ditangkap serta diproses sesuai hukum,” tegas pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik perayaan hari besar, ancaman kejahatan tetap mengintai—dan rasa aman masyarakat tidak boleh dibiarkan terkoyak oleh tindakan biadab.(*)

Pos terkait