Jakarta – Podcaster kanal YouTube Sentana, Mikhael Sinaga, resmi melaporkan relawan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Andi Azwan, ke Polda Metro Jaya pada Kamis (27/11/2025). Mikhael datang tidak sendiri—ia dikawal tim kuasa hukum, sejumlah organisasi jurnalis, serta pakar telematika Roy Suryo.
Laporan tersebut dilayangkan buntut pernyataan Andi Azwan di sebuah acara debat Garuda TV terkait isu ijazah Jokowi. Menurut Mikhael, ucapan Andi bukan hanya menyerang kehormatan pribadinya, tetapi juga merusak kredibilitas profesinya sebagai wartawan.
“Saya menunjukkan data dan kartu bahwa saya wartawan utama sejak 2017 dan masih terdaftar resmi sampai sekarang. Dengan dasar itu, saya memutuskan melaporkan Andi Azwan,” tegas Mikhael sambil memperlihatkan kartu persnya.
Ia menjelaskan, dalam debat tersebut Andi Azwan secara terbuka menuduhnya sebagai “wartawan palsu” dan menyebut pers yang ia miliki “palsu”. Mikhael menilai tudingan itu sangat merugikan dirinya secara profesional, terlebih disampaikan di siaran televisi nasional.
“Yang paling parah, Andi Azwan mengatakan saya wartawan palsu, pers saya palsu, dan ia menyebutnya di TV nasional, di Garuda TV,” ujarnya.
Untuk memperkuat laporan, Mikhael menggandeng Roy Suryo sebagai saksi, serta berencana menghadirkan pihak Garuda TV, termasuk Pemimpin Redaksi Elly Husin, untuk memberikan keterangan.
“Saya juga akan menghadirkan pihak Garuda TV sebagai penanggung jawab acara. Kalau perlu, pimred-nya Bu Elly Husin, agar menjelaskan bahwa semua itu terjadi dalam pengawasan beliau,” kata Mikhael.
Sementara itu, Andi Azwan dikenal sebagai sosok yang lama berada di lingkaran relawan Jokowi. Ia pernah aktif di PAN, sempat mencalonkan diri sebagai legislator dari Partai NasDem, serta kini menjabat Wakil Ketua Jokowi Mania (Joman). Dukungan politiknya terhadap Jokowi telah berlangsung sejak Pilgub DKI 2012.(***)







