Bulukumba – Dugaan penganiayaan terhadap seorang santri penghafal Al-Qur’an di wilayah Ponci, Kabupaten Bulukumba, viral di media sosial Facebook setelah diunggah oleh akun Rahmat Al-Kautsar.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa korban merupakan santri yang saat kejadian tengah keluar untuk membeli kebutuhan persiapan berbuka puasa bagi rekan-rekannya. Namun di perjalanan, korban diduga mengalami tindakan kekerasan fisik oleh seseorang yang belum diketahui motifnya.
Unggahan itu juga menyebutkan adanya dugaan ancaman terhadap korban serta perusakan sepeda motor miliknya. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan menuai berbagai reaksi dari warganet yang meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut.
Pembina Tahfiz Gratis Alkautsar dikabarkan telah melaporkan peristiwa ini secara resmi ke pihak kepolisian. Korban juga telah menjalani visum di rumah sakit sebagai bagian dari proses hukum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi kejadian serta mengidentifikasi terduga pelaku. Belum ada keterangan resmi terkait motif maupun status hukum pihak yang dilaporkan.
Masyarakat berharap kasus ini dapat ditangani secara profesional, objektif, dan transparan agar memberikan kepastian hukum serta rasa aman, khususnya bagi para santri dan warga di Kabupaten Bulukumba.
Lp: Kamaluddin







