Narkoba Diam-Diam Menghancurkan Masa Depan Anak Bangsa, Peringatan Keras Kasat Narkoba Polres Bulukumba

Bulukumba – Ancaman narkoba kian nyata dan terus mengintai setiap lapisan masyarakat. Tidak hanya merusak tubuh, narkoba bekerja secara perlahan namun pasti, menggerogoti akal sehat, menghancurkan masa depan generasi muda, serta memicu keretakan sosial di tengah keluarga dan lingkungan.

Pesan tegas ini disampaikan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba, AKP Ahmad Risal, dalam suasana ngopi bareng bersama insan pers di Ruangan Satnarkoba Mapolres Bulukumba, usai Press Release Akhir Tahun 2025, Selasa (30/12/2025).

Dalam diskusi hangat dan terbuka tersebut, AKP Ahmad Risal menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan bahaya laten dengan dampak jauh lebih besar dari yang terlihat di permukaan.

“Sekali terjerat narkoba, seseorang bisa kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Bukan hanya tubuh yang rusak, tetapi masa depan, keluarga, bahkan lingkungan ikut terdampak,” tegasnya.

Ia menjelaskan, narkotika seperti sabu-sabu, ganja, dan heroin masih menjadi ancaman serius karena bekerja langsung merusak sistem saraf dan menimbulkan ketergantungan berat. Pengguna kerap mengalami perubahan perilaku drastis, sulit berpikir jernih, hingga nekat melakukan tindakan berbahaya.

Tak kalah berbahaya, lanjut AKP Ahmad Risal, adalah penyalahgunaan psikotropika seperti ekstasi dan obat penenang tertentu. Zat-zat ini dapat mengacaukan fungsi otak, merusak emosi, serta memicu perilaku agresif maupun depresi berkepanjangan.

“Banyak kasus bermula dari coba-coba, lalu berujung ketergantungan. Di titik itu, yang hancur bukan hanya si pengguna, tetapi juga keluarganya,” ujarnya.

Selain narkotika dan psikotropika, ia juga menyoroti maraknya penyalahgunaan zat adiktif lainnya, termasuk obat-obatan tertentu yang dikonsumsi tidak sesuai peruntukan.

“Sering dianggap sepele, padahal efek jangka panjangnya bisa menimbulkan kecanduan berat, gangguan kesehatan kronis, bahkan kematian,” ungkapnya.

Lebih jauh, AKP Ahmad Risal menegaskan bahwa dampak narkoba tidak pernah berhenti pada satu individu. Orang tua kehilangan harapan, anak-anak kehilangan figur teladan, dan lingkungan sosial menjadi tidak aman.

“Tidak jarang, narkoba menjadi pintu masuk berbagai tindak kriminal lain yang sangat meresahkan masyarakat,” tambahnya.

Melalui momentum refleksi akhir tahun tersebut, Kasat Narkoba Polres Bulukumba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap acuh. Pencegahan narkoba, menurutnya, harus dimulai dari kepedulian bersama, edukasi berkelanjutan, pengawasan lingkungan, serta keberanian melaporkan indikasi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ini adalah tanggung jawab kita semua demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa,” pungkasnya.

 

Lp:Kr.Tompo

Pos terkait