Bulukumba – Menjelang Bulan Suci Ramadan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi perhatian utama jajaran Polres Bulukumba. Kapolres Bulukumba, Restu Wijayanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di atas pukul 00.00 WITA.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi pada jam-jam sepi, terutama di jalur perbatasan dan ruas jalan utama yang minim penerangan serta aktivitas warga pada dini hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berkendara melewati tengah malam apabila tidak ada kepentingan mendesak. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar AKBP Restu Wijayanto, Selasa (17/2).
Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan di antaranya:
Jembatan Bijawang, akses penghubung Bulukumba–Bantaeng yang cenderung lengang pada malam hari.
Jalur Dua Caile, ruas jalan panjang dengan aktivitas warga yang relatif minim saat dini hari.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Sebagai langkah pencegahan, Polres Bulukumba meningkatkan intensitas patroli rutin dan pengawasan di sejumlah titik rawan. Personel disiagakan di jalur masuk wilayah hingga pusat kota guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga selama Ramadan.
“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan ditindak sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan warga agar:
Menghindari bepergian seorang diri pada jam rawan.
Tidak membawa barang berharga secara mencolok.
Memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum bepergian.
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat aktivitas mencurigakan.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan suasana Bulukumba tetap aman dan kondusif sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan rasa tenang dan nyaman.
Lp: Kamaluddin







