Antrean Panjang Mengular di SPBU Kirasa 74.925.08, Warga Minta APH Melakukan Pengawasan Ketat

Oplus_131072

Bulukumba – Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulukumba. Salah satunya terjadi di SPBU Kirasa 74.925.08, yang tampak dipadati kendaraan untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera melakukan pengawasan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Seorang warga, Ramli, menyoroti dugaan adanya kendaraan yang keluar-masuk SPBU untuk melakukan pengisian BBM subsidi secara berulang. Menurutnya, kondisi tersebut patut diperiksa karena berpotensi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan antrean panjang.

“Kami berharap pihak terkait dan kepolisian jangan tinggal diam melihat persoalan ini. Kami menduga ada beberapa mobil yang keluar masuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite, sehingga terjadi antrean panjang,” ungkap Ramli, Senin (7/9/2026).

Ramli meminta aparat tidak hanya melakukan pengawasan ketika terjadi persoalan, tetapi turun langsung ke lapangan dan memantau aktivitas di SPBU, khususnya terhadap kendaraan yang dicurigai melakukan pengisian berulang.

Ia secara khusus meminta Unit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU, termasuk SPBU Kirasa 74.925.08, guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami berharap Tipidter Polres Bulukumba turun ke setiap SPBU untuk mencegah para pengipren yang diduga melakukan pengisian BBM subsidi secara berulang. Masyarakat jangan sampai terus menjadi korban antrean panjang,” tegasnya.

Menurut Ramli, pengawasan yang lebih ketat diperlukan agar BBM subsidi benar-benar dapat dinikmati masyarakat yang berhak. Jika ditemukan adanya pelanggaran, ia meminta agar aparat mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Meski demikian, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengawasan langsung oleh pihak berwenang. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU Kirasa 74.925.08 maupun pihak Polres Bulukumba terkait adanya dugaan pengisian BBM subsidi secara berulang tersebut.

Lp: Kamaluddin

Pos terkait