Komisi Reformasi Polri Buka Kanal Aduan Publik, Jimly: “Saatnya Masyarakat Bicara Terus Terang”

Jakarta Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dipimpin Prof. Jimly Asshiddiqie resmi membuka kanal khusus bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, aduan, dan masukan terkait perbaikan institusi Polri. Mekanisme baru ini disiapkan agar seluruh aspirasi publik tersalur secara teratur dan tidak lagi masuk ke nomor pribadi para anggota komisi.

Kini, masyarakat dapat mengirimkan saran melalui WhatsApp 0813-1797-771 atau email sekretariatreformasikepolisian@gmail.com—dua kanal resmi yang akan menjadi pusat penghimpunan data dan opini publik.

Jimly mengungkap, selama komisi berjalan, arus masukan masyarakat sangat besar. Namun tanpa kanal khusus, penyalurannya kerap tidak teratur. Dengan sistem baru ini, komisi berharap partisipasi publik semakin terukur dan lebih mudah dianalisis.

“Kami ingin masyarakat bicara terus terang. Dalam satu bulan ke depan, kami berharap arus saran yang lebih konstruktif untuk perbaikan Polri,” tegas Jimly.

Komisi Percepatan Reformasi Polri dibentuk atas arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta komisi menyusun laporan berkala serta melakukan pengkajian mendalam terhadap institusi Polri. Hasil kajian ini akan menjadi dasar rekomendasi untuk mempercepat perubahan di tubuh kepolisian.(***)

Pos terkait