Ayu Puspita Ditahan, Bisnis WO Diduga Penipuan Terbesar Jelang Akhir Tahun: 97 Korban, Ratusan Juta Raib, Polisi Ungkap Jejak Kecurangan Berlapis

Jakarta – Polisi terus mengembangkan kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) yang menyeret nama Ayu Puspita, pemilik WO yang kini menjadi sorotan publik. Setelah gelombang laporan dari para calon pengantin yang merasa tertipu, penyidik resmi menetapkan enam tersangka dalam kasus ini.

Ayu Puspita bersama seorang tersangka berinisial D kini dikurung di balik jeruji Polres Metro Jakarta Utara. Hal ini dibenarkan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, pada Selasa (9/12/2025).“Benar, tersangka A dan D ditahan di Jakut,” kata Budi.

“Tiga tersangka lainnya ditangani Wasidik Polda Metro Jaya karena lokasi kejadiannya berada di luar Jakut.”

Namun, hingga kini polisi masih merahasiakan informasi detail soal kelima tersangka lain, termasuk peran masing-masing dalam dugaan praktik penipuan terstruktur ini.

Calon Pengantin Menjerit: Momen Sakral Berubah Mimpi Buruk

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkap fakta mencengangkan: 97 korban melapor, dengan 87 laporan masuk ke Polres Jakut saja.“Yang melapor ke kami 87 orang, kejadiannya di berbagai tempat,” tegas Onkoseno.

Selain Ayu dan D, polisi juga menangkap empat orang lain: HE, BDP, DHP, dan RR.

Modusnya diduga dilakukan secara sistematis. Para korban telah melunasi biaya untuk hari pernikahan mereka yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidup. Namun saat hari H tiba, semua janji tinggal janji.
Tidak ada dekorasi. Tidak ada katering. Tidak ada perlengkapan. Tidak ada kru. Hanya kekacauan.

Banyak korban mengaku momen yang seharusnya sakral berubah menjadi mimpi buruk yang memalukan.

Polisi Curigai Ada Jaringan: “Ini Bukan Penipuan Biasa”

Penyidik menduga kasus ini bukan sekadar kelalaian, melainkan penipuan berencana yang dijalankan secara terorganisir. Jumlah korban yang besar, lokasi TKP yang tersebar, hingga keterlibatan banyak orang memperkuat dugaan adanya jaringan.

Polisi pun membuka peluang penambahan tersangka.“Kami masih mendalami dan memeriksa peran masing-masing,” ujar Onkoseno.

Uang Melayang, Harapan Hancur: Polisi Diminta Usut Tuntas

Kasus Ayu Puspita kini menjadi alarm keras bagi industri wedding organizer. Banyak pasangan mengaku kehilangan tabungan puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Publik menuntut ketegasan polisi untuk menuntaskan kasus ini hingga akar-akarnya.

Penyidikan terus berlanjut, dan polisi menegaskan tidak akan menutup kemungkinan adanya tersangka baru seiring menguatnya bukti.(***)

Pos terkait