TNI–Polri Turun Tangan, Jembatan Darurat Dibangun untuk Pulihkan Nadi Kehidupan Warga Aceh Singkil

Aceh Singkil – Banjir yang melanda Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil sempat memutus urat nadi kehidupan warga akibat rusaknya jembatan penghubung antarwilayah. Namun di tengah keterbatasan, sinergi TNI–Polri hadir membawa harapan.

Personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh bersama Kodim 0109/Aceh Singkil dan Polres Aceh Singkil bergerak cepat membangun jembatan darurat. Tanpa sekat institusi, aparat TNI–Polri bahu-membahu di tengah medan pasca banjir demi memastikan akses warga kembali terbuka.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara, S.I.K., melalui Danki 2 Batalyon C Pelopor menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah krusial dalam memulihkan mobilitas masyarakat yang sempat terhenti.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antar kecamatan, tetapi menjadi simbol awal kebangkitan masyarakat pasca banjir. Kami juga melibatkan warga setempat agar proses pemulihan berjalan bersama,” ungkapnya.

Partisipasi aktif masyarakat terlihat jelas di lokasi pembangunan. Warga bergotong royong membantu personel TNI–Polri, memperlihatkan kuatnya solidaritas sosial di tengah bencana. Sinergi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di saat rakyat membutuhkan.

Dengan rampungnya jembatan darurat tersebut, diharapkan mobilitas warga, aktivitas ekonomi, serta distribusi bantuan kemanusiaan dapat kembali berjalan lancar. Lebih dari sekadar infrastruktur sementara, jembatan ini menjadi harapan baru bagi pemulihan kehidupan masyarakat Aceh Singkil pasca banjir.(***)

Pos terkait