Brimob Polda Kaltim Bangun Ulang Harapan Warga, Jembatan Sungai Lungau Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Desa

Kutai Barat – Aksi nyata kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Timur melalui Satuan Brimob yang turun langsung ke pedalaman untuk merevitalisasi Jembatan Sungai Lungau di Desa Engkuni Pasek, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Senin (16/02/2026).

Jembatan yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian warga itu sempat mengalami kerusakan dan dikhawatirkan menghambat distribusi hasil pertanian serta perikanan masyarakat. Melihat kondisi tersebut, Kompi 2 Batalyon B Pelopor Kutai Barat bergerak cepat melakukan perbaikan bersama warga setempat.

Sejak pagi hari, personel Brimob dan masyarakat bergotong royong memperkuat fondasi jembatan, membersihkan aliran sungai di bawahnya, serta memperbaiki permukaan agar aman dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Suasana kebersamaan begitu terasa, menyatukan aparat dan warga dalam satu tujuan: menjaga akses ekonomi tetap hidup.

Kepala Desa Engkuni Pasek, Joni Saputra, menyebut jembatan tersebut sebagai akses vital yang menentukan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Jembatan ini adalah jalur utama kami membawa hasil kebun dan tangkapan ikan ke pasar. Kalau akses ini terganggu, ekonomi warga ikut terhambat. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Brimob,” ungkapnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Brimob bukan hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pembangunan di daerah.

“Kami ingin Brimob hadir dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Revitalisasi ini adalah bagian dari komitmen Bakti Brimob untuk Masyarakat,” tegasnya.

Revitalisasi Jembatan Sungai Lungau bukan sekadar perbaikan infrastruktur. Lebih dari itu, langkah ini menjadi simbol kepedulian dan sinergi antara aparat dan rakyat dalam menjaga denyut kehidupan desa. Dengan akses yang kembali aman dan layak, roda perekonomian warga Kutai Barat diharapkan berputar lebih lancar dan berkelanjutan.

 

Sumber: Muhammad Yunus

Pos terkait