Hari Pertama Ramadan, Pasar Takjil Desa Sukaramai Diserbu Warga, Lalin Lintas Tapung Hulu Tersendat

KAMPAR – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana di Jalan Lintas Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mendadak semarak, Kamis sore (19/2). Ratusan warga memadati kawasan tersebut untuk berburu takjil dan aneka penganan berbuka puasa.

Sejak pukul 16.30 WIB, arus kendaraan di sepanjang jalan lintas desa mulai tersendat. Para pedagang musiman berjejer di bahu jalan, menawarkan berbagai menu seperti kolak, gorengan, es buah, hingga lauk pauk siap santap. Kehadiran pasar kaget ini menciptakan denyut ekonomi dadakan yang dinamis, namun berdampak pada kepadatan lalu lintas.

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat bercampur dengan pejalan kaki di ruang yang terbatas. Kondisi tersebut memicu antrean panjang dan meningkatkan potensi kecelakaan, terutama saat menjelang waktu berbuka.

Beberapa pengendara juga terlihat mengabaikan aturan keselamatan, seperti tidak mengenakan helm dan berboncengan lebih dari dua orang. Situasi ini menambah kerawanan di jalur yang memang dikenal cukup sibuk pada sore hari.

Menariknya, di tengah tingginya aktivitas masyarakat, belum tampak kehadiran aparat kepolisian yang berjaga untuk mengatur arus lalu lintas maupun memastikan keamanan pengunjung.

Warga pun berharap adanya perhatian dan pengawasan rutin dari pihak berwenang, khususnya personel Satuan Lalu Lintas dan jajaran Polsek setempat.

“Kehadiran petugas sangat diperlukan, minimal untuk mengatur parkir dan membantu warga menyeberang, supaya lalu lintas tetap lancar dan anak-anak yang ikut berburu takjil juga aman,” ujar seorang warga.

Aktivitas pasar takjil di Desa Sukaramai diperkirakan akan berlangsung sepanjang Ramadan. Kehadiran aparat di lapangan dinilai penting untuk menjaga ketertiban, mencegah pelanggaran lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di wilayah Tapung Hulu.(***)

Pos terkait