Bulukumba– Pemangkasan dan penebangan pohon di pinggir jalan yang diduga dilakukan pihak PLN menuai sorotan warga Desa Bulolohe dan sekitarnya. Pasalnya, sisa ranting dan batang pohon disebut dibiarkan menumpuk di bahu jalan tanpa segera dibersihkan, sehingga mengganggu pemandangan dan aktivitas masyarakat.
Tumpukan sampah pohon tersebut terlihat tepat di depan SDN 187 Bontomanai dan dinilai sangat mengganggu estetika lingkungan, terlebih berada di area pendidikan yang setiap hari dilalui siswa dan masyarakat.
Warga menyayangkan sikap pihak pelaksana pekerjaan yang dinilai tidak bertanggung jawab terhadap sisa hasil pemangkasan. Menurut mereka, pekerjaan semestinya tidak hanya fokus pada penebangan pohon yang dianggap mengganggu jaringan listrik, tetapi juga wajib memperhatikan kebersihan dan keselamatan lingkungan sekitar.
“Pohon dipangkas lalu ditinggal begitu saja di pinggir jalan. Sangat tidak enak dipandang, apalagi ini berada tepat di depan sekolah,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Masyarakat juga mempertanyakan pengawasan dari pihak terkait terhadap pekerjaan tersebut. Mereka menilai, jika dibiarkan terlalu lama, tumpukan ranting dan batang pohon bisa mengganggu pengguna jalan bahkan berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat malam hari atau musim hujan.
Warga Desa Bulolohe berharap pihak PLN maupun instansi terkait segera turun tangan membersihkan sisa pemangkasan tersebut agar lingkungan kembali rapi dan nyaman dipandang.
“Jangan hanya datang menebang pohon lalu pergi meninggalkan sampah. Kami berharap segera dibersihkan,” tegas warga.
Kondisi ini pun menjadi perhatian masyarakat yang meminta agar setiap pekerjaan pelayanan publik dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab, termasuk memastikan tidak ada limbah pekerjaan yang ditinggalkan di fasilitas umum maupun kawasan pendidikan.
Lp: Kamaluddin







